Dimalam yang tenang

 di tulis oleh Dikki Afrizah

Di malam yang tenang itu, Hati itu berpikir perasaan dan pikiran berpikir logika.namun,hal ini sering lebih mudah di ucapkan dari pada di lakukan,hati dan pikiran kita ibarat dua penasehat,terkadang berbeda pendapat,mereka memainkan peran dengan cara yang berbeda,dan berbicara dengan bahasa yg berbeda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Urgensi Filsafat Pendidikan Islam dalam Meningkatkan Kualitas Guru dan Pembelajaran